
Jerawat merupakan penyakit kulit peringkat ketiga paling banyak menyerang masyarakat Indonesia baik tua maupun muda. Sedangkan di di kota-kota besar penyakit kulit yang mulai muncul di usia remaja ini bahkan telah menduduki peringkat pertama. Jenis penyakit kulit, selain jerawat antara lain eksim dan infeksi kulit.
"Hasil di atas diperoleh para dokter di Indonesia melalui rekam jejak yang dilakukan di beberapa rumah sakit beberapa waktu lalu,” kata Dr. Sjarif M Wasitaatmadja, Pakar Kosmetik Medik dan Ketua Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) saat ditemui dalam jumpa pers 'National Symposium & Workshop in Cosmetic Dermatology Acne New Concepts and Challenges' di Hongkong Cafe, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2010.
Namun, dari tiga jenis masalah kulit, cara melenyapkan jerawat yang paling banyak dicari orang yang mengalami masalah ini.
Perlu Anda ketahui, jerawat merupakan penyakit kulit yang dialami hampir semua orang, tapi sebagian orang justru memandangnya sebagai keadaan normal, dan bahkan para dokter pun menganggapnya bukan penyakit atau hanya sebagai 'minor skin disease'.
Hal ini tidak tepat, karena jerawat bukan sekedar kumpulan bintik kecil komedo tapi dapat berkembang menjadi tonjolan bernanah dan bahkan menjadi bisul bertumpuk yang parah dan bisa menimbulkan cacat permanen atau berupa jaringan parut dengan bentuk lubang dalam alias bopeng.
Di jaman modern seperti sekarang, selain bisa merusak penampilan Anda, masalah jerawat juga menimbulkan dampak psikologis besar bagi pengidapnya. Karena itu, masalah jerawat perlu ditangani secara lebih baik dan komprehensif melalui metode yang efektif, baik obat maupun tindakan berbeda dari cara yang dilakukan sebelumnya.
Mau tahu apa saja terapi penyembuhannya, berikut sedikit informasinya:
Bisa disembuhkan tanpa obat-obatan
- Emosi penderita perlu diatur, karena masalah emosi juga memicu timbulnya jerawat
- Dengan melakukan diet, masalah jerawat bisa dihindari. Selain itu, mengonsumsi cokelat, makanan berlemak, susu dan kerang bisa memicu timbulnya jerawat.
- Jangan asal menggunakan produk kosmetik, sebab beberapa kosmetik yang tidak cocok untuk kulit Anda bisa menyebabkan kulit rusak dan menimbulkan jerawat.
Mengatasi dengan obat tepat
- Obat oles yang bisa dipakai diantaranya, asam azeleat 20 % berupa krim, Losio kumerfeldi, Benzoil peroksida, Klindamisi, Tretino dan lain sebagainya. Tapi alangkah lebih baiknya gunakan obat oles ini atas anjuran dokter Anda.
- Obat Oral atau minum
Bisa menggunakan Isotretinoin, tetrasiklin, klindamisin, trimetoprim, dan azitromisin. Produk obat ini juga lebih baik digunakan setelah Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis.
- Lakukan terapi jaringan parut untuk menghilangkan noda bekas jerawat. Namun, ini perlu dilakuan atas persetujuan dokter spesialis. Sebab, cara-cara ini membutuhkan peralatan canggih dunia kedokteran.
Seperti terapi dengan elektrokauter atau sistem pengobatan dengan laser Co2, Bedah beku, Peeling kimia, Dermabrasi, Laser, Eksisi, Subsisi, Punch (plong) dan Filler (kolagen , asam hialuronat).
VIVAnews







Follow us on Twitter
Fan us on Facebook
0 komentar:
Posting Komentar