
VIVAnews - Pada zaman Mesir Kuno, para wanita bangsawan Mesir sering menggunakan riasan mata tebal. Riasan mata yang tebal dan bernuansa dramatis yang mereka gunakan ternyata bukan hanya untuk menarik hati para pria dan mempercantik penampilan. Tetapi juga melindungi mata mereka dari penyakit.
Campuran timah dan garam dalam kosmetik para wanita Mesir, membantu melindungi mata dari penyakit. Ha litu menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari Museum Louvre dan CNRS (Centre national de la recherche scientique), Prancis.
"Sebelumnya kami sudah mengetahui alasan para wanita Mesir dan Romawi menggunakan riasan mata tebal untuk alasan medis. Tetapi kami ingin lebih mengetahui cara kerjanya," kata Philippe Walter, kepala peneliti seperti VIVanews kutip dari Daily Mail.
Bertentangan dengan keyakinan bahwa timah cukup berbahaya, tim peneliti menggunakan analisa kimia. Mereka menemukan bahwa timah dalam dosis kecil tidak akan membunuh sel pelindung kulit. Timah justru memproduksi molekul nitrit oksida yang akan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal bakteri pemicu infeksi pada mata.
Penelitian ini dilakukan menggunakan elektroda kecil, untuk melihat pengaruh timbal klorida yang disintesis oleh para masyarakat Mesir kuno dalam satu sel. Para peneliti juga memperkirakan bahwa Galena, mineral alam berupa timah sulfit, digunakan sebagai maskara dan memiliki antiseptik untuk melindungi mata dari sengatan sinar matahari.
• VIVAnews







Follow us on Twitter
Fan us on Facebook
0 komentar:
Posting Komentar