
Sejumlah jajanan anak di sekolah telah terbukti 40 persen menggunakan zat berbahaya. Penemuan ini dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terhadap sampel jajanan dari 30 sekolah di Jakarta.
Perlu diketahui, para produsen jajajan sekolah menggunakan zat-zat berbahaya seperti zat pewarna Rhodamin B, pewarna kuning metanil (Methanil Yellow), Boraks dan juga formalin. Berdasarkan hasil penelitian BPOM zat-zat ini bisa menyebabkan kanker, jika dikonsumsi terus-menerus. Untuk itu, beri pengertian pada anak-anak, untuk memilih jajanan yang sehat. Agar terhindar dari penyakit berbahaya.
Memberikan arahan pada buah hati tentang cara memilih jajanan sehat memang tidak mudah. Tapi, cobalah kenalkan mereka pada beberapa jenis zat berbahaya yang biasa digunakan untuk makanan yang ada di sekitar kawasan sekolah. Kenali mereka mulai dari warna dan apa efeknya jika zat-zat berbahaya masuk ke dalam tubuh manusia.
“Jajanan makanan pada anak perlu diperhatikan. Karena ini bisa memicu terjadinya kanker pada usia dini. Ketika mereka beranjak dewasa dan dalam masa produktif, bisa saja penyakit kanker menyerang lebih cepat pada usia 35 tahun. Ini yang perlu diwaspadai,” kata Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan BPOM, Dewi Prawitasari saat ditemui di SDN 01 dan SDN 02 Menteng Dalam, Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa 12 januari 2010.
• VIVAnews







Follow us on Twitter
Fan us on Facebook
0 komentar:
Posting Komentar